Redup

Aku ingin bercerita tetapi aku tidak tahu pada siapa aku harus bercerita. Aku ingin memulai lagi tetapi aku tidak tahu apa yang harus aku mulai. Rasanya aku harus bangun dan membangun tapi untuk siapa aku harus bangun dan membangun? Untuk tangisan-tangisan yang pecah serupa mobil yang tabrakkan di jalan raya? Atau untukmu yang baru menyadari betapa menyedihkannya diriku dan dirimu?

Jika satu saja bintang dapat mendengarku mungkin hanya kepadanyalah aku akan banyak bercerita. Seandainya mentari malam dapat berbicara aku akan membawanya pulang dan ku gantung ditembok kamar tidurku disertai nyala lilin mengular sehingga aku dapat banyak bercerita padanya dalam kamar. Setidaknya nyala itu mewakili kebencianku terhadap fasisme berkedok agama. Tetapi aku tahu itu tidak mungkin. Terlalu bodoh walau sekedar membayangkannya. Tolol.

Engkau mungkin melihatku. Tanpa aku harus melihatmu. Engkau mungkin juga tahu bahwa ada sesuatu yang mengganjal dalam diriku yang ku sebut dosa namun tak ada satu pun yang beranggapan bahwa itu memang dosa. Munafik. Hipokrit, dan tidak beradab!

Karena engkau melihatku, menatapku, menyentuhku, saat aku terlelap dapatkah engkau juga merasai apa yang ku rasa? Bahwa aku ingin berjalan jauh seperti Adam dan Hawa yang berjalan jauh berjuta kilometer, sebab keutuhan surga hanya dapat diraih setelah menempuh perjalanan panjang.

Engkau tentu melihat jika dalam setiap perjalanan akan selalu dihadiahi berlaksa-laksa duka yang entah darimana itu berasal dan siapa pula yang menciptakannya? Mimpikah ini? Sama sekali bukan karena tangis bayi kelaparan itu terlalu jelas untuk didengar. Karena rumah reot itu terlalu mudah disapu angin. Mereka yang nyaris meredup harapannya, terpaksa harus merawat kebencian agar dapat bertahan hidup. Aku tahu itu bagian dari perjalanan. Namun cuma itu kah intisari sebuah perjalanan? Perjalanan yang konyol serupa Adam dan Hawa. Ramayana. Barathayuda. Hobit. Ikarus. Syshypus. Kau juga aku.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s