Warung Kopi dan Hal-Hal Lain

Aku termasuk orang yang cukup kesulitan ketika menulis selagi ada masalah dengan perempuan terutama ketika yang ditulis adalah seorang kekasih, gebetan, apalagi mantan. Gejala ini sebetulnya sudah nampak dari seminggu lalu. Dan kini sudah genap. Jika pun jadi sebuah catatan, yang ada hanya lah sampah tidak penting untuk dipublikasikan di blog yang jauh dibilang bermutu ini.

Semestinya kemarin aku menyimpan satu catatan disini. Sebagai arsipasi personal bulan Juni; satu hari, satu tulisan. Tetapi aku tahan. Dan ku simpan saja di memo handphone-ku. Sebagai pengingat apa yang aku rasai ketika mengalami patah arang karena perempuan.

Serevolutif apapun angan-anganku pada perubahan akan dunia ini, toh, aku cuma lelaki biasa yang punya rasa cinta. Cukup segitu saja pembukaannya. Dan kalian boleh tertawa atas stand-up komediku itu. Sumangga….. 😀 Dan sekarang, aku ingin menulis dari apa yang aku lihat siang ini.

***

Siang ini memang cukup cerah, rutinitas berangsur cukup baik, meski rekanku disekolah menagih-nagih koreksian UKK yang lumayan berisik. Aku dan seorang rekan lainnya menikmati siang cerah ini disebuah warung kopi depan kantor UPTD.

Sebuah televisi 14 inch menyala, berisi berita-berita kesemrawutan Negara yang ultra-ngebosenin, koloni mahasiswa bentrok dengan warga karena menjelang kenaikan BBM di bulan Juni ini. Seingatku, pada artikel yang ditulis Kompas bulan lalu, BBM akan naik di akhir Juni ini. Yang sebelumnya dipending dari awal Juni. Yang sebelumnya juga dipending dari tahun lalu. Bakal direalisir atau tidak, aku belum tahu. Yang jelas jika BBM naik, harga sembako ikut-ikutan naik. Sesuatu yang sangat merepotkan banyak pihak.

Pemerintah memang mencanangkan sekian persen bagi warga miskin dari hasil penjualan BBM. Kalau pengen tahu lebih jelasnya, lihat artikel Kompas yang ditulis 4 1/2 jam lalu: Jika BBM Naik Mengapa Subsidi BBM Juga Naik. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pun konon mendapat predikat yang baik di mata internasional.

Apakah predikat baik itu punya pengaruh buat kehidupanmu hari ini? Buatku, tidak sama sekali. Namun, anehnya kenapa banyak di ekspose media-media? Seolah dengan begitu warga Negara bakal berpesta pora? 🙂

Kembali ke berita tadi, si pedagang mengomentari aksi mahasiswa yang bentrok itu, “goblok bener itu mahasiswa, mereka pikir dengan mereka demo BBM bakal turun. Goblok….goblok….”, kutuknya. Aku pun cuma tersenyum saja. Tersenyum kalah lebih tepatnya. Sedang rekanku sudah pulang ke rumahnya ketika berita itu nampak di layar. Setelah anak dan istrinya meminta untuk pulang.

Barangkali sang pedagang tidak tahu, apa sesungguhnya yang hendak mahasiswa teriakkan dan kepalkan. Terjadi chaos atau tidak ku pikir itu cuma stimulan keadaan jalanan yang memang jauh dari rasa aman dan nyaman. Siapapun bisa bentrok jika terjadi hal-hal yang kurang menyenangkan bagi masing-masing pihak. Tak jarang korban pun berjatuhan. Biasanya, Karni Ilyas di ILC pun akan bertanya-tanya pada Dewan Yang Terhormat? Siapakah yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut? Karena pertanyaan itu pula lah aku tak pernah menonton ILC dan televisi lagi.

Dalam berita itu tersebutlah jika mahasiswa, kontra BBM naik, sedang warga, pro BBM naik. Aku lekas kaget mendengarnya. Baiklah, andai si pengisi suara berita itu jujur, tentulah warga yang pro BBM naik bukanlah warga miskin kota yang tinggal dipinggir kali seperti anak-anak didik kami. Yang mandi menggunakan air kali. Berikut bonus ‘wewangi’ limbah-limbah pabrik yang aduhai tengik sekali.

Tak ketinggalan warga komplek pun kebagian air kali setiap kami mandi. Air PAM yang disalurkan ke warga komplek berasal dari kali BKT yang kotornya amit-amit songong sekali. Padahal tiap bulan kami melunasi tagihan air. Mengutip Karni Ilyas, siapakah yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut?

Jika BBM benar-benar naik warga miskin memang direncanakan akan mendapat BLSM aka Bantuan Langsung Sementara Masyarakat atau dalam kata lain: Beli Langsung Suara Masyarakat? Mengingat pemilu Presiden bakal digelar sebentar lagi. Lalu, BLSM pun diprogramkan menjadi super-hero. ‘Ratu Adil’. Wuihhhhh……!!

image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s